Cuci Kursi

Tips Perawatan dan Cuci Kursi yang Mudah dan Efektif

Tips Perawatan dan Cuci Kursi yang Mudah dan Efektif – Dalam sebuah ruangan, baik itu rumah maupun perkantoran selalu terdapat kursi atau sofa sebagai salah satu perabot yang dimiliki. Mungkin, Anda sering melihat kondisi kursi atau sofa tersebut yang kotor dan berdebu.

Walau sering dibersihkan, namun kedua perabot tersebut tetap terlihat kotor dan kusam. Hal ini dikarenakan cara membersihkannya yang kurang tepat. Sebab, setiap jenis kursi dan sofa terbuat dari bahan pelapis yang berbeda.

Untuk masalah cuci kursi yang terbaik dan efektif, Anda bisa mempercayakannya pada jasa laundry yang ahli dibidangnya. Mereka tentu lebih mengenal alat dan bahan yang harus digunakan untuk mencuci kursi dan sofa sesuai dengan bahan pelapis yang melekat di kedua perabot tersebut.

Sebab, setiap kursi dan sofa memiliki bahan pelapis yang berbeda sehingga cara perawatan dan pembersihannya pun harus dilakukan dengan cara yang berbeda pula. Untuk cara aman membersihkan sofa sesuai cover atau bahan pelapisnya, simak uraian berikut ini..

Bahan Kain

Salah satu bahan pelapis sofa yang kerap terlihat di berbagai toko furniture adalah bahan kain. Untuk cara membersihkan sofa berbahan pelapis kain ini, Anda bisa memanfaatkan vacuum cleaner atau alat pembersih debu yang terbuat dari bulu ayam.

Kedua alat tersebut bermanfaat untuk membersihkan kotoran dan debu yang menempel di sofa. Jika terkena noda, gunakan sikat dengan bulu yang halus atau kain microfiber disertai sedikit cuka untuk membersihkan noda tersebut. Untuk hasil terbaik, Anda harus cuci kursi dan sofa yang terkena noda tersebut dengan bahan yang tepat.

Akan lebih baik apabila bahan pelapis kursi dan sofa tersebut bisa dilepas sehingga bisa dicuci secara terpisah. Agar warnanya lebih awet dan tidak mudah pudar, hindari sofa yang menggunakan bahan pelapis kain dari paparan cahaya matahari secara langsung.

Selain itu, hindari pula dari segala jenis cairan kimia karena bisa merusak kain. Jika terpaksa menggunakan bahan kimia tertentu untuk menghilangkan noda yang membandel. Pastikan bahan tersebut dicoba terlebih dahulu di tempat yang tersembunyi sebelum digunakan ke area noda tersebut berada.

Sedangkan untuk mengeringkannya, Anda bisa menggunakan alat pengering rambut (hair dryer). Namun untuk hasil yang terbaik setelah proses cuci kursi dan sofa berbahan pelapis kain, sangat disarankan untuk mengeringkannya secara alami dengan cara membuka jendela sehingga angin bisa masuk dan mengeringkan sofa tersebut.

Katun

cuci kursi

Salah satu bahan pelapis sofa rumahan yang banyak digunakan adalah kain katun. Hal ini wajar karena sofa dengan bahan katun sangat nyaman, harganya lumayan terjangkau, dan mudah untuk dibersihkan.

Sayangnya, bahan katun ini menjadikan sofa berpotensi menyimpan banyak debu. Jadi, Anda harus membersihkannya secara menyeluruh dan harus dilakukan dengan rutin. Untuk membersihkanya, Anda bisa menggunakan sedikit sabun cair yang dicampur dengan air.

Sedangkan untuk proses pengeringannya setelah cuci kursi atau sofa, bisa dengan menempatkannya di area yang terbuka agar terkena angin. Atau, Anda bisa menggunakan alat pengering seperti hair dryer atau setrika untuk mempercepat proses pengeringan. Selain itu, penggunaan setrika juga bisa membuat sofa katun terlihat bagus walau telah digunakan dalam waktu yang lama. 

Linen

Bahan pelapis sofa yang terbuat dari kain linen juga banyak ditawarkan oleh berbagai toko furniture. Sofa jenis ini memiliki tampilan polos tanpa motif dan sangat cocok untuk diletakkan di ruangan yang mengusung konsep minimalis.

Dibandingkan dengan bahan katun, linen yang terbuat dari serat alami ini jauh lebih kuat sehingga tidak heran jika harganya pun juga lebih mahal. Tidak hanya itu, teksturnya juga cukup lembut dan warnanya pun tidak mudah pudar.

Sayangnya, sofa linen mudah sekali kotor dan mengkerut. Itu sebabnya, untuk cuci kursi atau sofa dengan bahan pelapis kain linen ini tidak boleh secara sembarangan. Untuk hasil yang terbaik, sofa linen hanya boleh dibersihkan dengan memanfaatkan bahan pembersih alami.

Polyester

Jika memutuskan untuk memilih pelapis atau cover sofa dengan bahan polyester, pastikan Anda tahu cara membersihkannya yang efektif tanpa merusak sofa itu sendiri. Anga tidak bisa membersihkan noda pada sofa polyester hanya dengan menggunakan air. 

Sebab, hal tersebut bisa mengubah atau bahkan merusak permukaan sofa Anda. Solusinya, Anda bisa membersihkan sofa kesayangan Anda tersebut dengan menggunakan konsep dry cleaning. Dengan konsep tersebut, Anda bisa menghilangkan kotoran dan debu yang menempel di sofa secara efektif.

Sutra atau Silk

Jenis kain yang satu ini memang jarang digunakan sebagai bahan pelapis sofa karena harganya yang relatif tinggi. Namun, bukan hal mustahil untuk memiliki sofa berbahan sutra ini. Sama halnya dengan kain polyester, untuk cara membersihkan dan cuci kursi atau sofa dengan cover sutra ini dengan menggunakan sistem dry cleaning.

Bahan Nilon

Bahan kain berikutnya yang juga kerap digunakan sebagai cover sofa adalah kain nilon. Kain jenis ini termasuk tahan air, awet, tidak mudah sobek, dan tahan lama. Itu sebabnya banyak keluarga yang memiliki anak kecil memilih sofa jenis ini, begitu pula dengan pemilik rumah dengan konsep minimalis.

Jika terkena noda, Anda bisa segera membersihkannya dengan menggunakan campuran deterjen cair dan air dan disikat dengan menggunakan sikat bulu halus atau kain microfiber.

Sayangnya, tingkat kenyamanan sofa berbahan nilon ini terbilang sangat kurang karena bahannya yang tebal.

Bahan Suede

Bahan pelapis sofa berikutnya adalah suede atau beludru yang lembut dan halus. Ini merupakan bahan yang akan membuat sofa terlihat anggun dan mewah. Namun, hal tersebut harus dibayar dengan cukup mahal baik saat membelinya maupun saat cuci kursi sofa berbahan suede ini.

Ditambah lagi dengan cara membersihkannya yang cukup rumit dibandingkan jenis bahan lainnya. Anda harus menggunakan sikat halus khusus untuk bahan suede ini dan menggerakkannya secara perlahan searah dengan serat bahan.

Ini dilakukan untuk menghindari kerusakan yang terjadi pada permukaan sofa. Satu hal lagi, suede ini juga rentan terhadap noda berupa cairan dan minyak karena bisa membuat warnanya terlihat pudar.

Untuk proses pembersihan, Anda bisa memanfaatkan cuka putih dan tepung maizena yang dioleskan tipis ke permukaan sofa. Tepung tersebut terbukti cukup ampuh untuk cuci kursi atau sofa dengan bahan suede atau beludru karena mampu menyerap noda. 

Bahan Kulit

Cover sofa terakhir yang juga sering ditawarkan oleh pemilik furniture adalah dari bahan kulit. Untuk perawatan dan pembersihannya cukup mudah, Anda hanya perlu menggunakan kain basah yang digosokkan secara perlahan pada area yang terkena noda. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan penyedot debu ukuran kecil untuk menjangkau debu yang ada di area yang sulit dijangkau.

Setiap bahan yang digunakan untuk pelapis atau cover sofa memiliki keunggulan dan cara pembersihan tersendiri. Untuk itu, ketahui jenis bahan pelapisnya agar saat tiba waktunya untuk cuci kursi dan sofa, Anda bisa menggunakan cara dan bahan pembersih yang tepat.

Untuk anda yang mau memakai jasa cuci kursi dengan pelayanan yang terbaik dan harga termurah bisa KLIK DISINI 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *